Avatar for Mas Fahril

Cara Belajar Investasi untuk Pemula

Cara Belajar Investasi untuk Pemula
Cara Belajar Investasi untuk Pemula
Melakukan investasi sejak dini adalah hal yang sangat baik demi masa depan Anda. Tak cukup hanya menabung saja. Sebab hasil yang Anda dapatkan dari bunga bank tidaklah tinggi. Belum lagi masih tergerus inflasi yang pasti terjadi tiap. Kalau bunga bank yang Anda dapatkan tiap tahunnya nilai lebih kecil dari inflasi yang terjadi, itu berarti juga tabungan Anda akan menyusut sedikit demi sedikit. Oleh karena itu, sangat penting untuk mulai berinvestasi.

Investasi

Investasi

Bagaimana cara investasi bagi pemula?

Dompet Pintar akan berikan tips-tips yang perlu dilakukan pemula dalam berinvestasi.

Tetapkan tujuan investasi, waktu investasi, dan besar investasi. Tujuan investasi ini penting. Sebab itulah goal yang ingin Anda capai dari investasi yang Anda lakukan. Dengan memiliki tujuan investasi yang jelas, Anda juga akan lebih semangat untuk berinvestasi.
Tetapkan juga berapa lama Anda ingin investasi di suatu jenis investasi itu. Misalkan 5 tahun, 10 tahun, atau lebih. Kejelasan waktu investasi ini penting agar Anda memiliki perencanaan yang jelas.
Tetapkan juga nilai investasi yang akan Anda lakukan rutin itu. Misalkan Rp 1 juta atau Rp 2 juta per bulan.
Pilih investasi. Pilih jenis investasi yang diinginkan. Apakah Anda akan investasi di produk reksadana, saham, emas, properti, atau yang lainnya. Tentu jenis investasi yang dipilih memiliki tingkat resiko masing-masing. Umumnya, semakin besar hasil yang anda dapat, maka semakin besar juga resikonya.
Pahami karakter dari tiap jenis investasi itu dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Rutin investasi. Setelah Anda pilih jenis investasi yang diinginkan, lalu mulailah rutin berinvestasi. Patuhi apa yang sudah Anda tetapkan di awal bahwa misal Anda akan rutin investasi tiap bulan, per dua bulan, atau per tiga bulan.
Kedisiplinan Anda sangat menentukan di sini. Agar tujuan investasi yang Anda ingin capai bisa terlaksana sesuai target yang telah ditentukan.
Jangan investasi hanya satu tempat. Istilahnya "jangan taruh telur dalam satu keranjang". Sebar investasi yang Anda lakukan. Agar Anda bisa sebar juga tingkat resiko dari investasi yang Anda tanam itu.
Evaluasi. Selalu pantau investasi yang Anda lakukan. Agar Anda bisa menilai investasi yang Anda lakukan itu sesuai dengan target yang diharapkan. Misalkan untuk suatu jenis investasi awalnya anda berharap return 30% per tahun, namun ternyata investasi yang Anda lakukan malah rugi. Sehingga Anda bisa berpikir untuk memindah investasi yang sedang Anda lakukan itu.
Evaluasi ini tentu tak hanya soal return yang didapat, tapi juga soal kedisiplinan Anda dalam menjalankan investasi. Misalkan, Anda sering tidak investasi sesuai jadwal, berarti itu menjadi catatan tersendiri bagi pengalaman investasi Anda.

Itulah beberapa cara bagi pemula untuk belajar investasi. Bagaimana? Anda siap untuk mulai